Wednesday, January 30, 2013

9 Makhluk Mitologi Indonesia Paling Populer

9 Makhluk Mitologi Indonesia Paling Populer

Berikut ini adalah 9 Makhluk Mitologi Indonesia Paling Populer ;

1. Orang Pendek
Orang Pendek adalah hewan kriptid asal Pulau Sumatera dan telah dikenal sejak 100 tahun lalu oleh penghuni hutan, penduduk, kolonis belanda dan ilmuwan. Penelitian menyebutkan bahwa orang pendek adalah primata berjalan yang memiliki sekitar 80 cm dan 150 cm.
 




2. Lembuswana

Makhluk Mitologi ini sering dijadikan simbol dalam kerajaan2 jaman dulu seperti Mulawarman, dan di Cungkup Sunan Prapen. Lembuswana adalah hewan dengan kepala berbentuk gajah yang menggunakan mahkota yang memiliki sepasang sayap dan di keempat kakinya terdapat cula/taji (red: seperti ayam). Masih menurut mitos penduduk sekitar sungai Mahakam, Lembuswana adalah penguasa sungai Mahakam yang tinggal dan bernaung di dasar sungai Mahakam.




3. Orang Bati

Orang Bati adalah hewan yang berada di legenda Pulau Seram. Hewan ini memiliki tubuh seperti manusia dan bersayap seperti kelelawar. Diceritakan bahwa ia tinggal di gunung Kairatu dan suka menculik anak kecil untuk disantap.




4. Naga Besukih

Naga Besukih adalah naga yang diceritakan dalam asal-usul selat Bali. Dalam cerita, Naga ini dapat dipanggil menggunakan genta pemujaan milik Begawan Sidi Mantra. Juga diceritakan bahwa ia dapat mengeluarkan emas dan permata dari dalam sisiknya.




 

5. Garuda
Garuda adalah salah satu dewa dalam agama Hindu dan Buddha. Ia merupakan wahana Dewa Wisnu, salah satu Trimurti atau manifestasi bentuk Tuhan dalam agama Hindu. Garuda digambarkan bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah. Paruh dan sayapnya mirip elang, tetapi tubuhnya seperti manusia. Ukurannya besar sehingga dapat menghalangi matahari.




6. Ahool

Ahool adalah hewan seperti kelelawar raksasa atau beberapa menyebutkan seekor Pterodactil yang tinggal di hutan di Pulau Jawa. Beberapa informasi mengatakan bahwa Ahool memiliki panjang sayap sekitar 3 meter. Pertama kali dijelaskan bahwa ia terlihat di gunung Salak.




7. Veo

Veo adalah hewan kriptid asal pulau Rinca dan digambarkan oleh Carl Shuker dalam buku The Beasts That Hide from Man: Seeking the World's Last Undiscovered Animals mirip Teringgiling tapi ukurannya sebesar kuda.



8. Ebu Gogo

Ebu Gogo adalah makhluk seperti manusia yang muncul pada mitologi penduduk pulau Flores, Indonesia, yang memiliki bentuk yang mirip dengan leprechaun atau peri. "Orang kecil" tersebut dikatakan memiliki tinggi satu meter, ditutupi rambut, periuk-berperut, dan dengan telinga yang menjulur. Mereka berjalan agak kikuk dan sering "berbisik" yang dikatakan sebagai bahasa mereka. Penduduk pulau juga berkata bahwa Ebu Gogo dapat mengulangi apa yang mereka katakan.



9. Warak Ngendog

Warak Ngendog adalah hewan mitos yang digambarkan seekor badak membawa telur di punggungnya. Bagian-bagian tubuhnya terdiri dari Naga (Cina), Buraq (Arab) dan Kambing (Jawa). Biasanya dijadikan maskot dalam acara Dugderan yang dilaksanakan beberapa hari sebelum bulan puasa.


 
Nah, itulah 9 Makhluk Mitologi Indonesia Paling Populer semoga menambah wawasan dan bermamfaat untuk anda.

source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3562304

5 Negara Yang Menganggap Gemuk Itu Cantik

5 Negara Yang Menganggap Gemuk Itu Cantik

5 Negara Yang Menganggap Gemuk Itu Cantik - Model dan peragawati di sampul-sampul majalah sering ditampilkan dalam bentuk yang tidak realistis karena terlalu ramping. Di negara barat, citra tubuh semacam itu memicu gangguan pola makan pada remaja yang terobsesi untuk menirunya.

Namun tradisi di beberapa negara tidak memandang tubuh kurus sebagai sesuatu yang menarik. Berikut ini 5 Negara Yang Menganggap Gemuk Itu Cantik, dikutip dari Lemondrop.com, Senin (2/8/2010).

Afrika Selatan
 
Di era post-Apartheid tahun 1990-an, budaya barat sempat mempengaruhi pola makan khususnya para wanita Afrika yang ingin tampak lebih langsing. Namun tidak lama setelah era tersebut, maraknya penyebaran AIDS membuat tubuh kurus di negara tersebut lebih sering dikaitkan dengan orang sakit.

"Ketika berat badan Anda berkurang, orang akan segera menanyakan apakah Anda sakit," ungkap Julia Savacool, penulis buku The World Has Curves. Fenomena ini bahkan direspons oleh perusahaan jins, Levi's dengan mengeluarkan desain khusus untuk wanita Afrika Selatan yang gemuk-gemuk.

Fiji
 
Tradisi yang berkembang di negara kepulauan ini sebenarnya selalu dekat dengan budaya makan-makan, sehingga penduduknya pada umumnya bertubuh subur. Setiap ada pengunjung datang, sambutan pertama yang diberikan adalah jamuan dengan berbagai menu makanan.

Kalaupun saat ini mulai banyak generasi muda terobsesi dengan tubuh kurus, hal ini merupakan dampak dari upaya pemerintah setempat untuk membebaskan Fiji dari keterasingan. Masuknya siaran TV dari Amerika dan Australia belakangan ini membawa dampak buruk, salah satunya perubahan citra tubuh di kalangan anak muda.

Jamaika
 
Di negara yang terletak di kepulauan Karibia ini, tonjolan lemak adalah sebuah identitas budaya. Tradisi menggoyang-goyangkan seluruh tubuh saat berdansa mengharuskan seluruh warganya untuk menimbun lemak sebanyak-banyaknya.

Dampaknya, tubuh gemuk di Jamaika menjadi kebanggaan bagi pemiliknya. Berbagai upaya dilakukan untuk mendapatkannya, sampai-sampai suplemen penambah nafsu makan sangat populer di negara tersebut.

Afghanistan
 
Sama seperti wilayah lain di Timur Tengah, kecantikan seorang wanita Afghanistan diukur dengan kriteria wajah menarik, rambut panjang dan tubuh padat berisi. Tubuh kurus atau terlalu ramping seperti peragawati, umumnya kurang disukai di wilayah ini.

China
 
Memiliki tubuh padat dan berisi ternyata lebih banyak jadi idaman banyak orang di China. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat, operasi plastik menjadi cara paling populer untuk mewujudkannya.

Bahkan untuk menghargai upaya tersebut, China menggelar Miss Plastic Surgery. Sebuah kontes kecantikan yang mengharuskan pesertanya membuktikan dirinya telah menjalani suntik hidung, pembesaran payudara, pembesaran pinggul dan sejenisnya.

5 Cara Paling Unik Untuk Melukis


5 Cara Paling Unik Untuk Melukis
 
Berikut ini adalah 5 Cara Paling Unik Untuk Melukis

1. Butt Painting
Pelukis ini bernama Stephen Murmer. Dia merupakan guru seni di suatu sekolah negara Virginia. Tapi ia sudah dipecat karena pejabat sekolah tidak setuju dengan caranya melukis, yaitu dengan menggunakan pantat. Stephen melukis abstrak dengan menggunakan pantatnya dan kadang-kadang malah menggunakan alat kelaminnya untuk detil-detil tertentu.

2. Breast Painting
Wanita ini berasal dari Tasmania (Australia). Dia merubah kuas cat dengan menggunakan dadanya untuk membuat suatu lukisan-lukisan abstrak. Dia terinspirasi menggunakan teknik ini dari internet. Dia menandai tiap lukisanya dengan menggunakan puting susunya agar karyanya tidak bisa dipalsukan.

3. Tongue Painting
Ani K merupakan guru dari India yang menggunakan lidahnya untuk melukis. Ia melakukanya karena terinspirasi saat melihat pria melukis dengan menggunakan kaki. Meskipun ia menderita sakit pada leher dan badan karena melakukanya, namun ia sangat puas, karena atas caranya yang unik tersebut, dia dapat menciptakan lukisan yang sangat luar biasa indah.

4. Teeth Painting
Christopher Kuster adalah seniman yang melukis dengan menggunakan giginya. Chris sedang menjalani perawatan karena ia pernah mengalami kecelaan saat ia berenang tahun 1992. Kecelakaan tersebuat membuat bagian kiri tubuhnya menjadi lumpuh. Namun ia patut berbangga, karena meskipun ia lumpuh, ia bisa membuat lukisan yang sangat indah.

5. Eyeball Painting
Xiang Chen adalah seniman yang memiliki bakat yang tidak biasa. Seniman ini dapat melukis kaligrafi di bawah kelopak matanya. Dengan kelopak matanya dan sedikit campuran seni, maka jadilah suatu lukisan yang luar biasa indah.

Nah, itulah 5 Cara Paling Unik Untuk Melukis semoga menambah wawasan anda.


source: http://fenz-capri.blogspot.com/2010/08/cara-unik-dalam-melukis.html

10 Cara Unik Memperlakukan Orang Mati

10 Cara Unik Memperlakukan Orang Mati

10 Cara Unik Memperlakukan Orang Mati - Bisa jadi dikuburkan setelah meninggal merupakan konsep paling sederhana yang bisa terjadi pada orang. Apalagi hal-hal berikut ini sungguh-sungguh bisa saja terjadi pada Anda setelah wafat.berikut adalah 10 Cara Unik Memperlakukan Orang Mati ;

1. Menikah
 
 
 
Kematian bukanlah penghalang kalau cinta sudah bicara. Setidaknya di Cina. Pernikahan hantu, praktek yang menikahkan anggota keluarga dan saudara dengan pasangan yang cocok, hidup atau mati, masih merupakan sebuah pilihan.
 
Pernikahan hantu pertama kali muncul di legenda-legenda Cina 2,000 tahun yang lalu, dan melekat dalam budayanya sejak itu. Di satu masa, itu dilakukan sebagai upaya membuat para perawan tua bisa menumbuhkan penerimaan sosial terhadap kematian. Di masa lain, acara itu untuk menghormati putra-putra yang meninggal dengan mempersembahkan mereka pengantin wanita yang masih hidup. Persamaannya, pernikahan-pernikahan ini berfungsi secara relijius untuk membuat almarhum/ah lebih bahagia di akhirat.
 
Meskipun budaya ini sempat surut selama Revolusi Budaya Cina di tahun ’60an, laporan resmi mengatakan pernikahan hantu kembali marak. Saat ini, seringnya tujuannya adalah untuk memberikan sarjana-sarjana yang meninggal seorang isteri, lebih diutamakan bagi mereka yang baru saja meninggal. Namun di negara dimana pria melebihi wanita dalam angka kematian dan juga yang hidup ini, sisi negatif dari ‘pengantin jenazah’ mengantar pada insiden pembunuhan. 
 
Di tahun 2007, terdapat dua kasus pria dusun yang membunuh PSK, PRT, dan wanita yang sakit jiwa demi menjual tubuhnya sebagai isteri hantu. Lebih buruk lagi, mereka harus bayar. Menurut Washington Post dan The London Times, seorang pengurus makam membeli tubuh-tubuh wanita lebih dari Rp20 juta dan menjualnya pada “calon mempelai” hingga mendekati Rp50 juta.
 
2. Buat ‘Gaul’-nya Orang-Orang Kaya
 
Saat ini, kebanyakan kita berpikir mumi hanya sebagai artefak arkeologis, tapi bagi orang Mesir kuno, mumi se-umum hape. Jadi, kemana semua mumi itu menghilang? Pada dasarnya, mereka habis dimanfaatkan. Orang Eropa dan Timur Tengah menghabiskan berabad-abad ‘merampok’ makam-makam Mesir kuno dan mengubah mayat-mayat berbalut perban menjadi komoditi berharga murah. Dengan cepat, ramu-ramuan berbahan dasar mumi sempat populer seperti obat-obatan. 
 
Di abad ke-16, Raja Francis I mengonsumsi secubit mumi untuk menghasilkan tenaga, jadi seperti multivitamin khusus yang ‘tak sopan’. Mumi-mumi lainnya, khususnya mumi hewan, digunakan untuk mesin uap dan penerangan di rumah-rumah. Sementara itu, mumi manusia lumayan sering menjadi korban di event-event sosial kaum Victoria. Selama akhir abad ke-19, populer bagi keluarga-keluarga jika mengadakan pesta pembongkaran perban mumi, dimana penodaan terhadap si mati dilanjutkan dengan hidangan koktail dan hors d’oeuvres alias makanan penutup.
 
3. Mengelilingi Dunia Sebagai Karya Seni Berskandal
 
Dimulai pada 1996 dengan pertunjukan BODY WORLDS di Jepang, pemeran itu menampilkan tubuh-tubuh manusia yang terkuliti dan mengguncang museum. BODY WORLDS sudah menjalani kelahirannya yang keempat dan mengikuti acara-acara kompetisi seperti Bodies Revealed, menghasilkan pendapatan Rp300M per tahun. Masalahnya, tidak selalu jelas darimana tubuh-tubuh itu berasal.
 
Dr. Gunther von Hagens, pria dibalik BODY WORLDS, telah mendokumentasikan bahwa tubuh-tubuh itu didonasikan secara sukarela ke organisasinya. Bagaimanapun, pesaing terbesarnya, Premier Entertainment, tidak memiliki sistem donasi yang yang teratur dengan baik. 
 
Mereka mendapatkan mayat-mayat itu dari jenazah-jenazah yang tak diakui di Cina. Dan disanalah terletak bahan pemikirannya. Para aktivis dan jurnalis percaya “jenazah yang tak diakui” adalah ungkapan halus untuk “napi politik yang telah dieksekusi.”
 
Namun hal itu tidak diterbukti. Di tahun 2006, Kanada mengkomisikan laporan HAM yang menemukan tahanan politik Cina dibunuh sehingga organ-organ mereka bisa disumbangkan bagi pasien pencangkokan. Dan pada Februari 2008, ABC News mengekspos mantan pegawai dari salah satu perusahaan Cina yang menyediakan mayat-mayat bagi Premier Entertainment. Dalam wawancara, dia mengklaim bahwa sepertiga tubuh-tubuh yang dia proses merupakan tahanan politik. Secara tak mengejutkan, pemerintah mulai menaruh perhatian. Pada Januari 2008, Majelis Negara California meleges pameran yang menggunakan tubuh manusia harus membuktikan bahwa semua tubuh itu didonasikan secara sukarela.
 
4. Jadi Bahan Bakar Untuk Orang se-Kota
Sebuah krematorium modern di Jepang
Mengkremasi jenazah menguras banyak energi dan sumber daya yang tak bisa diperbaharui. Solusinya: multiguna. Beberapa krematorium di Eropa mengganti pemanas konvensional dengan memanfaatkan panasnya yang bisa mencapai 1000 derajat Celcius. Malah, sejak tahun 1997, kota Helsingborg di Swedia menggunakan krematorium lokal mereka untuk menyediakan 10 persen dari panasnya untuk perumahannya.
 
5. Dijual Seperti Daging Tokoan
 
Menjual mayat selalu menjadi perbuatan beresiko yang menguntungkan. Di abad pertengahan, perampok makam menggasak kuburan dan menjual apapun yang mereka bisa gali keluar kepada dokter dan ilmuwan. Dan meskipun sekarang bisnis menjual mayat dan organ tubuh sudah jelas ilegal, tak berkurang keraguan bahwa hal itu masih dijalankan.
 
Saat ini, sistemnya berlaku seperti ini: Program donasi mayat sukarela, sering dijalankan oleh universitas-universitas, menyocokkan mayat dengan penelitian yang mereka butuhkan. Tapi karena mayat tak bisa dijual bebas, makelar yang menyediakan tubuh-tubuh ini memasang tarif tinggi untuk “pengiriman dan pengemasan.” Biaya pengiriman sebuah mayat utuh bisa sampai Rp10 juta, sementara organ-organ yang terpisah bisa lebih murah. Kepala bisa seharga Rp5 juta; sebuah lutut Rp6,5 juta; batang tubuh Rp50 juta.
 
Karena masalahnya, tubuh-tubuh yang diberikan sukarela sering tak sesuai permintaan. Dan dengan uang segitu banyak yang bisa diterima perusahaan pemakaman, korupsi pun melonjak. Dalam tahun-tahun belakangan, koroner telah memergoki usaha pencurian kornea, teknisi krematorium tertangkap mengambil kepala dari mayat-mayat sebelum mereka dibakar, dan pegawai universitas pada program donasi tubuh tertangkap mencuri mayat. Setelah direktur program donasi tubuh sukarela-nya UCLA ditahan karena menjual organ tubuh di tahun 2004, Negara Bagian California merekomendasikan menandai mayat dengan tato bar code atau chip pelacak, seperti yang dilakukan pada hewan peliharaan. Harapannya adalah membuat mayat lebih mudah di inventariskan dan dilacak saat hilang.
 
6. Menjadi Atraksi Turis Rusia
 
Tokoh revolusi Rusia Vladimir Lenin ingin dikuburkan di tanah keluarganya. Tapi saat ia meninggal pada tahun 1924, Joseph Stalin memaksa menaruh jenazahnya untuk tontonan publik di Red Square, menjadikannya seperti barang peninggalan sekuler komunis.
 
Akibatnya, sebuah organisasi bernama Research Institute for Biological Structures dibentuk untuk menjaga tubuh Lenin agar tidak membusuk. Institut itu tidak bercanda, dimana beberapa orang paling cerdas di Rusia menghabiskan lebih dari 25 tahun bekerja dan tinggal di lokasi itu untuk menyempurnakan pengawetan mayat ala sistem Soviet. Ilmuwan saat ini masih menggunakan metode mereka, yang melibatkan kontrol iklim, seminggu dua kali dibersihkan dan dilincir (diberi minyak), dan semi-tahunan direndam dalam campuran 11 bahan herbal dan kimia. Tak seperti kebanyakan jenazah, entah bagaimana, ketenarannya tak bertahan selamanya. Popularitas makam itu berkurang, dan pemerintah Rusia saat ini mempertimbangkan memberikan Lenin pemakaman yang selalu ia inginkan.
 
7. Bermesraan Dengan Pengagum Beratmu
 
Saat seorang wanita cantik bernama Elena Hoyos meninggal karena TBC di Florida tahun 1931, hidupnya sebagai obyek pengalahgunaan dimulai. Pengagumnya, seorang teknisi X-ray lokal yang menyebut dirinya Count Carl von Cosel, membayar demi Hoyos dibalsem dan dikuburukan di makam besar diatas tanah. Kemudian, di tahun 1933, sang Count yang kreatif mencuri tubuh Elena dan menyembunyikannya di rumahnya. Selama tujuh tahun kemudiannya, dia bekerja untuk memelihara mayatnya, mengganti dagingnya saat membusuk dengan gantungan baju, lilin yang dicetak, dan plaster dari Paris. Dia bahkan tidur disamping tubuh Elena di ranjangnya, hingga keluarga wanita itu menemukannya disana.
 
Dalam hingar-bingar media, lebih dari 6,000 orang tercatat menghadiri rumah duka untuk melihat Elena sebelum dia dimakamkan. Keluarganya menguburkannya dia sebuah kuburan tak ditandai supaya si von Cosel tak bisa menemukannya, tapi hal itu tidak menghentikan obsesi pria itu. Von Cosel menulis tentang Elena untuk majalah fiksi picisan dan menjual kartu pos menyerupai diri Elena hingga dia ditemukan tewas di rumahnya pada tahun 1952. Di dekat tubuhnya ada sebuah boneka lilin berukuran hidup yang dibuat mirip Elena.
 
8. Tidak Menyebarkan Wabah Penyakit
 
Akibat bencana alam seperti tsunami, banjir dan badai, adalah umum jika mayat-mayat korban dikuburkan atau dibakar secara massal sesegera mungkin. Karena untuk mencegah menyebaran penyakit. Tapi menurut WHO, mayat tidak lagi bisa menyebarkan penyakit seperti orang hidup. Plus, kebanyakan penyakit tak bertahan lama dalam tubuh orang yang sudah mati. Jadi menurut WHO mayat-mayat itu tak bisa disalahkan.
Yang terjadi adalah: pasca bencana, orang sering berakhir di kamp-kamp pengungsian dengan kebersihan yang buruk. Dan bagi wabah penyakit, itu seperti restoran all-you-can eat buffet. Disinilah terjadi penyebaran wabah penyakit. Oleh orang-orang yang masih hidup.
 
9. Menghadiri Pengadilan
 
Pada tahun 897, Paus Stephen VI menuduh Paus Formosus atas sumpah palsu dan pelanggaran peraturan gereja. Masalahnya Paus Formosus meninggal sembilan bulan sebelumnya. Stephen pun menggali mayat Paus yang meninggal itu, memakaikannya pakaian kebesaran Paus, dan membawanya ke pengadilan. Dia kemudian melanjutkan pelayanannya sebagai kepala jaksa saat dia dengan marah menguji mayat itu. Hasilnya sungguh menggelikan. Paus Stephen semakin menggila sampai-sampai sekelompok orang melancarkan sebuah rencana pembunuhan terhadapnya. Dan sukses. Pada tahun berikutnya, salah satu suksesor Paus Stephen mengembalikan pendirian Formosus, menyuruh agar mayatnya dikubur kembali dengan segala penghormatan.
 
10. Beku dan Rusak
 
Di fasilitas pembekuan di seluruh dunia, orang mati tidak dibekukan lagi. Alasannya? Freezer bisa membakar. Seperti sayuran dan daging, membekukan tubuh manusia merusak jaringan, karena sel-sel pecah saat air didalamnya mengeras dan mengembang. Di masa sekarang dalam pembekuan, teorinya adalah teknologi medis masa depan bisa mengatasi kerusakan ini, seiring dengan mengobati penyakit apapun yang membunuh si pasien.
 
 
Menyadari bahwa pembekuan langsung bukanlah pilihan terbaik, ilmuwan saat ini telah membuat kemajuan signifikan dalam pembekuan (cryonic). Menggunakan proses yang disebut vitrification (pengacaan), air di dalam tubuh digantikan dengan zat anti-beku. Tubuh kemudian ditempatkan di suhu dingin, tapi tidak membentuk es. Di tahun 2005, peneliti melakukannya pada ginjal kelinci dan berhasil mengembalikannya dan membuatnya berfungsi kembali. Sebuah langkah besar dalam penelitian cryonic.
 
Tapi sains masih harus membuktikan bahwa seluruh tubuh bisa dipulihkan kembali. Bahkan lebih buruk, beberapa mayat yang dikacakan memunculkan retakan-retakan di tempat-tempat dimana tidak seharusnya tidak ada retakan. Sampai kekurangan itu bisa diatasi, harapan untuk dibekukan lalu dihidupkan kembali di masa depan masihlah sekedar mimpi. 
 
Nah, itulah 10 Cara Unik Memperlakukan Orang Mati semoga menambah wawasan anda.
 
source: http://therewillbeposts.blogspot.com/2010/09/10-hal-aneh-unik-sekaligus-menyeramkan.html

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More